Seorang pemuda yang kaya raya perwaris perusahaan yang
berkembang di bidang teknologi. Anaknya pintar dalam bidang
pengetahuan teknologi juga pandai bergaul untuk memajukan perusahaan
keluarganya bernama Artur. Dengan pengetahuanya Artur menciptakan sebuah
trobosan teknologi masa depan. Yang dapat mengubah perkembangan
perusahaan keluarganya berkembang lebih maju lagi. Rencana
teknologi masa depan di ketahui oleh pesaingnya dalam bidang kemajuan
teknologi bernama Darkus serta pamannya Artur yang bernama Skorpio
mempunyai perangai baik dan sopan terhadap semua orang yang penting
ke pada ponakannya tercinta. Tetapi sebenarnya Skorpio adalah orang tamak
dengan kekayaan dan kedudukan berencana untuk menyingkirkan Artur untuk
mengambil hak wali waris perusahaan. Yang mengalami kemajuan yang sangat luar
biasa.
Darkus dan Skorpio bekerja sama menyuruh
beberapa penjahat untuk mencelakai Artur. Waktu untuk menculik Artur dan
membunuhnya telah di rencanakan dengan baik. Pada saat itu Artur
lagi menyiapkan berkas untuk ke kantor. Tiba-tiba sekelompok orang menyerang
Artur. Terjadilah perlawanan antara Artur dengan penjahat. Baku tembak terjadi
di ke diaman Artur. Akhirnya Artur tertembak. Dalam keadaan terluka Artur
mencoba untuk melarikan diri. Darah terlalu banyak keluar dari tubuh Artur.
Apalagi para penjahat itu segera menghajar Artur sampai tidak berdaya.
Kemudian mayatnya di buang ke dalam sebuah ke
jurang agar tidak di temukan oleh pihak berwajib. Pamannya Artur menciptakan
cerita kejadian bohong kepada polisi dan media bahwa Artur meninggal
karena kecelakaan mobil masuk ke dalam jurang sampai sekarang mayatnya tidak di
temukan. Rencana Skorpio sangat mulus sampai tidak ada yang mengetahui dan
berhasil mengambil ahli waris perusahaan. Bersama teman kerjanya Darkus
menyatukan perusahan untuk lebih maju lagi.
Tuhan berkata lain terhadap nasib Artur. Darkus dan
Skorpio memperhitungkan bahwa Artur mati di dalam lembah.
Ternyata tubuhnya tersangkut di sulur-sulur pepohonan.
Kemudian penghuni lembah menemukan mayat manusia. Pada awalnya di perkirakan
orang yang di selamatkan meninggal. Tiba-tiba menunjukkan tanda kehidupan.
Penghuni lembah menolongnya dan membawanya ke diamannya. Penghuni lembah
tersebut adalah seorang siluman laba-laba. Yang bertapa bertahun-tahun untuk
bisa terbebas dari kutukan yang diberikan oleh seorang pertapa. Nama siluman
laba-laba adalah Bunga.
Di dalam lembah Bunga tinggal sendirian. Rasnya telah
musnahkan karena mereka tidak mampu mengendalikan diri untuk memangsa manusia.
Bunga terlahir dengan wujud yang buruk tetapi berhati baik. Karena kemarahannya
kepada seorang pertapa yang membunuh seluruh keluarganya. Membuatnya harus
menerima ganjaran dari pertapa.
Di malam pertarungan antara pertapa dengan Bunga
sangatlah mencekam. Bunga berubah ke wujud aslinya menyerang pertapa denga
buas. Menyerang dengan jaring-jaring pengikat membuat pertapa tidak berkutik
sama sekali dengan membaca mantra kekuatan dan mencabut belatinya dari
sarungnya. Merobek semua jaring laba-laba yang sangat kuat. Kemudian pertapa
memukul dengan kekuatan mantra. Akhirnya Bunga tersungkur dan
susah untuk bangkit. Mantra yang di lepaskan pertapa mengikat kekuatan Bunga.
Dalam ke tidak berdayaan Bunga tetap berisi keras untuk bangkit walau kesakitan
dari tubuh maupun jiwanya. Pertapa mengetahui rasa kesedihan yang
mendalam dalam diri Bunga. Dengan mantra penyegel kekuatan siluman.
Pertapa menusuk jantung Bunga untuk membelengu semua
kekuatan kegelapannya. Lalu di suruhnya Bunga untuk membina diri. Agar Bunga
menjadi baik dan juga jika pembinaaan diri selesai maka belati itu akan
terlepas sendiri. Ketika Bunga mengerti arti hidupnya untuk
apa?.
Selama ratusan tahun Bunga membina diri di dalam
lembah jauh dari dunia luar hanya untuk menyempurnakan ajaran yang di berikan
oleh pertapa. Yang sudah di anggap sebagai gurunya yang mengajarkan tentang
kebaikan hati.
*****
Tujuan Bunga menyelamat pemuda teringat dengan
pertapa. Naluri silumannya berdekub kencang bahwa pemuda ini kemungkinan bisa
menolong Bunga menyelesaikan dalam pembinaan diri. Agar bisa melepaskan mantra
penyegelan yang ada di dada Bunga. Juga belati yang tertancap di dada Bunga
bereaksi. Menunjukan wujudnya tetapi kekuatannya hanya sebentar. Kini kembali
normal seperti biasanya.
Pemuda tersebut mengalami luka yang sangat parah di
sekujur tubuhnya. Dengan kemapuannya Bunga menyelamatkan pemuda dalam ke adaan
sekarat. Beberapa hari berlalu setelah pemuda tersebut di rawat di
kediman Bunga. Akhirnya mengalami perkembangan keadaan kesehatannya
pemuda.
Di saat pemuda tersebut siuman kata pertama yang
terucap adalah “dimana saya?.”
“di rumah saya. Jangan banyak bergerak kamu masih
sakit,” jawab Bunga dengan penuh kelembutan.
Kemudian pemuda tersebut bertanya kembali.
“siapa kamu? ”
“saya Bunga yang menolongmu dan merawatmu sampai
sekarang.”
“terima kasih atas pertolongannya Bunga. Nama saya
Artur senang bertemu dengan wanita sebaik anda.”
“sudah-sudah jangan banyak bicara saudara Artur. Lebih
baik kamu lebih banyak istrihat agar lekas sembuh.”
Semakin lama hubungan mereka semakin akrab layaknya
pasien dan dokter pribadi. Terkadang mereka berdua berbagi cerita tentang
kehidupan masing-masing. Walaupun yang di ceritakan Bunga bukan yang sebenarnya
hanya tabu. Bunga gak mungkin memberitahu siapa dirinya?. Itu akan membuat
Artur menjadi takut. Akan mengganggu perkembangan kesehatannya. Waktu begitu
singkat Artur pulih dengan sepenuhnya. Malahan sudah bisa berjalan. Sekian lama
ia terbaring tidak berdaya.
Hubungan Artur dan Bunga sedikit demi sedikit berubah.
Artur merasakan perasaan sukanya terhadap Bunga. Begitu juga dengan
Bunga merasakan perasaan senang dengan Artur, tapi terjanggal oleh keadaannya.
Pada hal selama hidup ratusan tahun baru kali ini Bunga merasakan
indahnya hidup. Tanda mantra itu mulai sedikit demi sedikit menghilang. Bunga
tidak merasakan sakit yang parah karna mantra pembelengu kekuatan silumannya.
Hari-hari semakin indah buat Artur dan Bunga. Terkadang sesekali Artur dan
Bunga pergi keluar dari kediamannya menikmati indahnya pemandangan
lembah.
Sampai-sampai Artur melupakan siapa dirinya?. Memilih
hidup bersama dengan Bunga. Pada awalnya Bunga tidak mau menerima hubungan itu.
Karena tidak mau Artur kecewa. Hubungan mereka terus mengalir seperti laksana
waktu. Cinta mereka semakin dalam yang pada akhirnya. Mantra pembelenggu
terlepas sendiri. Belati yang tertancap di dada Bunga keluar sendiri.
Kemudian Bunga menyimpan baik-baik belati tersebut.
Pada akhirnya Bunga mengerti arti hidupnya.
Kenapa pertapa yang baik hati mengajarkan ini semuanya?. Tujuanya agar Bunga
memahami arti cinta sesungguhnya. Dimana Bunga kehilangan segalanya. Cinta
kaumnya yang membuat Bunga hidup. Kini cinta itu di dapatkan dari Artur. Bunga
tidak merasa sendiri lagi.
Bunga akhirnya menerima cinta Artur. Begitu juga Artur
tanpa memperhitungkan siapa Bunga sebenarnya?. Mereka saling melengkapi dan
hidup dengan penuh cinta di lembah yang damai dan tenang. Terkadang
sesekali Artur dan Bunga pergi ke desa terdekat untuk menikmati hiburan yang di
adakan tiap tahun. Untuk merayakan hasil panen. Para warga desa sangat baik
menyambut tamu dari jauh. Mereka berbagi minuman dan makanan. Bersama
bersenang-senang sampai lupa waktu.
Keindahan cinta Artur dan Bunga tidak begitu lama.
Pada waktunya cinta itu di uji dimana keberadaan Artur di ketahui oleh
anak buahnya Darkus dan Pamannya bahwa Artur masih hidup. Ancaman kedudukan
Skorpio membuat dirinya bertindak untuk menghabisi Artur. Tetapi
tidak mudah buat Skorpio. Berkali-kali di utus anak buahnya berakhir dengan
kegagalan.
Skorpio semakin geram dengan kegagalan yang
berlarut-larut. Darkus memberikan pengertian kepada Skorpio supaya bertindak
dengan kepala dingin. Menyuruh anak buah kepercayaanya untuk mencari
tahu. Siapa yang hidup bersama Artur?.
Berdasarkan info yang di dapatkan membuat Darkus dan
Skorpio tercengang. Mereka tidak menyangka bahwa wanita yang bersama Artur
adalah Siluman. Darkus tidak kehabisan akal di susunlah rencana. Agar Artur
mengetaui siapa pasangannya?.
Rencana tersebut berjalan dengan rapih. Di saat Artur
keluar dari rumah untuk menikmati keindahan bertemu dengan seorang yang tidak
di kenal. Ia menceritakan siapa sebenarnya Bunga?. Pada awalnya Artur tidak
percaya, tetapi setelah pulang kediaman Bunga menemukan beberapa keanehan di
rumah. Akhirnya Artur mengikuti semua perkataan orang asing tersebut. Dengan
menembarkan sebuah serbuk di berikan orang asing tersebut untuk mengetahui
Bunga siluman atau bukan.
Bunga melewati serbuk yang di sebar Artur. Bunga
merasa kesakitan samar-samar kekuatanya silumannya bangkit. Artur ketakutan dan
berlari keluar rumah. Meninggal Bunga dengan ketidak berdayaan. Artur
terus berlari terus berlari sampai pada di suatu tempat Artur berhenti dan merenung.
Di tempat itu Artur merasa bersalah dengan Bunga. Kesalahan yang dilakukan
Artur terlalu fatal. Selama ini Bunga telah memberikan semuanya serta hatinya
untuk diberikan kepada cinta kepada Artur. Penyesalan itu pasti datang
terlambat. Tetapi bukannya tidak ada waktu untuk memperbaikinya.
Artur bergegas untuk pulang kediaman Bunga untuk
meminta maaf. Sesampainya di sana Artur bertemu dengan Bunga di belengu dengan
para pendeta ilmu hitam untuk memusnahkan Bunga. Sekuat tenaga Artur menolong
Bunga. Tetap hasilnya Artur kalah apalagi bertemu dengan Darkus dan Skorpio
yang mencelakai Artur. Sekali lagi Artur mengalami hari yang paling naas yaitu
kematiannya. Di tembaknya Artur oleh Darkus dan Skorpio. Artur terjatuh
terkapar bersimbah darah yang mengalir deras membasahi lantai.
Bunga menangis dan marah melihat orang yang ia cintai
meninggal di hadapannya. Murka Bunga sangat dasyat. Wujudnya Bunga yang selama
ini tidak pernah di pakai. Bangkit dengan sendirinya. Kegelapan jiwanya
kembali lagi. Menghancurkan semua musuh dan membunuh orang-orang yang
menyakiti Bunga serta kekasihnya.
Belati mulai bergetar, lalu keluar dari kotak
penyimpanan terbang menusuk jantung Bunga. Mantra pembelengu bangkit kembali.
Wujud Bunga kembali ke semula. Kemudian Bunga menghampiri tubuh Artur dan
membawanya pergi menuju tempat yang lebih jauh lagi dimana tidak ada orang yang
akan menemukan mereka berdua. Konon di suatu tempat nan jauh ada suatu tempat
yang indah yang dapat menghidupkan orang mati dan bisa hidup abadi bersama dengan
orang yang di kasihi. Cinta mereka berdua tidak bisa di pisahkan oleh keadaan.

No comments:
Post a Comment