Wednesday, January 10, 2018

Incident

Siang hari yang cerah Icigo melewati sebuah tangga menuju sebuah jalan. Dengan memmbawa bunga di tangan yang di beli dari toko bunga. Icigo mengganti bunga yang layu di sebuah keranjang bunga di sebuah pinggir jalan dekat tiang listrik. Icigo masih mengenang pertemuannya denga roh halus anak kecil. Seorang pemudan dan pemudi berjalan bersamaan di jalan tortoar. Icigo merasakan kehadiran orang-orang di belakangnya. Dengan membalikkan badan ternyata yang di lihat adalah ke dua temanya  Renji dan Kaguya.
 
“ hei Icigo kalau jangan ikut campur dalam membereskan roh lagi,” peringatan Renji.


“ eeeh itu mah terserah saya,” kata Icigo.


“ susah amat di bilangin jangan ikut campur masalah roh,” kata Renji.


“ bukan urusan kamu,” sahut Icigo.


Renji dan Icigo mulai panas di antara keduanya setiap kali bertemu.  Sampai mereka berdua menunjukan  adu kekuatannya.


“ kalian berdua diam,” kata Kaguya sambil mendorong keduanya.


Renji dan Icigo terpental dan terjatuh di lantai tortoar.


“ kalian kalau bertemu kaya anjing dan kucing. Ayo Renji kita pergi dari sini,” kata Kaguya.

Pergilah Renji dan Kaguya meningalkan Icigo sendirian. Icigo meninggalkan tempat tersebut pergi menuju ke sekolah. Selang berapa lama Icigo sampai di  halaman depan sekolah.


“ pagi Icigo,” sapa Inoe.


“ pagi juga Icigo,” sapa Cath.


“ oh kalian pagi juga,” jawab Icigo.


Mereka bertiga berjalan menuju ruang kelas. Tiba-tiba terjadi sebuah tragedi. Energi raisu di rasakan ketiganya. Terjadilah ledakan di sebuah bagunan yang mau di bangun.


“ booomm,” suara ledakan.


Inoe berada di sebuah  tempat bangunan yang baru di bangun. Sebuah benda terjatuh ke arah Inoe. Cath dengan tubuh besarnya menangisnya agar tidak mengenai Inoe.  Setelah itu bergegas Inoe bergegas menjauhi dari tempat reruntuhan. Semua anak-anak terkejut apalagi Icigo terkejut juga.Kemudian anak-anak sekolah masuk ke dalam  ruang kelas masing-masing. Sedangkan para guru dan stap sekolah membereskan puing-puing reruntuhan.


Icigo di dalam kelas hanya duduk di mejanya.  Sedangkan Lan seperti biasanya memuji Cath yang menyelamatkan Inoe dengan tubuh besarnya. Sedangkan teman-teman yang lain hanya mendengarkan ocehan Lan. Terkadang Lan menanyakan kemana Icigo di saat Inoe butuh bantuan. Icigo tetap terdiam karena hapal dengan sifat Lang. 


Bel bermunyi tanda pelajaran di mulai. Guru bidang study dateng ke ruangan kelas. Semua anak-anak kembali kembali ke meja masing-masing. Pelajaran segera di mulai. 

No comments:

Post a Comment