Wednesday, January 10, 2018

The Mystery of Life

Malam yang penuh ke sunyiaan udara dingin  berhembus sampai tubuh mengigil. Terdengar suara yang lembut  membisikan telinga. Buku kuduk pun naik. Rasa takut muncul langsung ke hulu hati. Pada hal Wiwin sedang duduk di ruang tamu sambil berpikir rencana untuk mendapatkan pekerjaan. Sontak suara lembut tersebut mengambil alih Wiwin. Sontak  dengan tidak sadar Wiwin berubah sifat. Dalam tidak sadar Wiwin melakukan  sesuatu. Bergegas keluar dari rumah. Tanpa pamitan dengan orang tua. Terus melangkah ke jalan. Melewati gang kecil-kecil sampai di jalan setapak masuk hutan banmbu. Wiwin lansung terdiam di situ. Berjam-jam berdiri disitu. Masuklah roh halus yang membesikan Wiwin dengan lembut. Tubuh melayang di udara. Roh halus bersatu dengan Wiwin sempurna.

Setelah itu dari tempat hutan bambu Wiwin berjalan keluar menuju satu tempat. Dengan terlihat terburu-buru Wiwin langsung pulang ke rumah. Masuk rumah dan membenah diri langgsung tidur.

Keesokan hari mulai mencari pekerjaan. Eh baru mau keluar dari ke luar ruamh. Temanya nelpon.

“ halo ada apa  antok?,” tanya Wiwin.

“ lo ga ada kerjaankan. Gw ngajak lo untuk kerja mau gak,” kata Anto.

“ gw mau-mau tok. Masalahnya gw lagi  cekak ni. Jadi semua kerjaan gw terima,” ujar  Wiwin.

“ ok kalau begitu bawa  ijasaha dan cv loe. Langsung kerja di kantor gw,” kata Anto.

“ ok lah Anto oh ya sebelum dan sesudahnya terima kasih,” kata Wiwin.

Telpon di tutup oleh Anto dan Wiwin. Dengan senangnya Wiwin mendapatkan kerjaan. Dengan rasa syukurnya Wiwin menyusun berkasnya. Lalu baru keluar dari rumah. Dengan berjalan kemudian di pinggir jalan besar menunggu angkot. Selang beberapa saat angkot datang.segera Wiwin menaiknya menuju tempat kerjaan Anto. memang perjalan dari rumah dari tempat kerjaan Anto jauh. Dengan sabar Wiwin duduk di angkot sambil berdoa. Pada akhirnya tujuan Wiwin sampai juga.angkot berhenti. Dengan segera Wiwin keluar dari angkot langsung membayar ongkosnya sama supir angkot. Wiwin terus berjalan menujutu perusahaan yang di tuju. Kemudian Wiwin menelpon Anto.

“ halo.... Antok gw di depan kantor lo nie,” kata Wiwin

“ oh ya Wiwin, bentar gw turun dulu.loe nunggu di depan dulu nanti gw kesana,” sahut Anto.

“ ok lah kalu begitu,” jawab Wiwin.

Telpon di tutup ke duanya. Dengan sabar Wiwin Menunggu Anto. Beberpa saat Anto keluar dari kantor.

“ hei Win,” ujar Anto memanggil.
“ ya Tok,”  Jawab Wiwin.

“ kebiasaan dari dulu malu. Ayo .... jojong aja. Biar gw tangani semuanya,” Kata Anto.

“ bagaimana surat lamaran kerja,” ujar Wiwin.

“ ah hanya pormalitas aja  untuk sistem admistrasi. Yang penting perusahaan gw lagi ke kurangan orang. Jadi butuh karyawan memangsih yang di cari pengalaman kata bos. Kalau di pikir ngapa gak teman gw sendiri. Ya itu loe win. Karena gw tahu potensi lo dalam bekerja,” kata Anto.

“ maksudnya gw gak ngerti?,” tanya Wiwin.

“ loe orang dapat di percaya. Sekarang gw tanya sebenarnya lo ngangur atau ga?,” tanya Anto.

“ sebenarnya di bilang ngangur juga enggak. Masih ada kerjaan satu lagi. Tapi kan itu gak bisa di perhitungkan. Kerjaan itu sih sambilan aja lebih tepat hoby atau bakat aja,” penjelasan Wiwin.

“ nah itu yang gw maksud. Gw tahu siapa lo dari kuliah. Gesit kalu cari duit. Untuk membiayai kuliah loe kan. Terkadang gw tahu kerjaan hoby lo banyak membantu dalam urusan ke uangan loe,” kata Anto.

“ itu sih bener. Tapi itu kan sambilan Tok. Gw ingin ada perubahan lebih lagi,” ujar Wiwin.

“ kalau itu mah gw tahu. Makanya dengan potensi loe yang tersembunyi itu gw ajak bergabung ke perusahaan gw,” kata Anto.

“ jadi kapan kerjanya?,” tanya Wiwin.

“ besok lo kerja, semuanya udah hendel,” kata Antok.

“ ya udah nih surat lamaranyanya, seperti biasa  basa-basi loe terlalu tinggi,” sahut Wiwin.

“ ya segera gw urus admitrasinya. Masalah kebiasaan gw jangan loe sering ingetin. Kalau ketahuan orang malu gwnya,” kata Anto.

“ dari dulu jaman kuliah begitu tetap aja jadi orang juga,” jawab Wiwin.

“ ya...iya lah kan loe yang yang ngajarin gw untuk bisa cepat loe lulus,” kata Anto.

“ gw lupa tuh,” jawab Anto.

“ ya udah gw masuk kantor  dulu nanti di marahin bos lama-lama diluar. Karena masih jam kerja,”  kata Anto.

“ ya udah gw terima kasih,” ujar Wiwin.

Setelah pertemuan tersebut Wiwin hendak pulang. Tiba-tiba  ada kiriman sms di hp. Wiwin menengoknya kiriman sms itu. Ternyata Indah minta bantuan untuk bantuin menyelesaikan skripsinya. Wiwin dengan cepat membalasnya “ ok”. Setelah membalas sms Indah, langsung Wiwin menuju ke rumah Indah dengan memanggil angkot.



















No comments:

Post a Comment