Wednesday, January 10, 2018

The Devil Attack

Setelah usai pelajaran terakhir sekolah selesai bel pun berbunyi tanda waktu pulang sekolah. Guru meninggalkan ruang kelas begitu dengan anak-anak murid.  Icigo dengan teman-temannya mencoba untuk mencari petunjuk apa yang terjadi tadi pagi. Pergi Icigo  dan teman-teman ke runtuhan dekat gedung sekolah yang baru di bangun. Blang si kaca mata mengecek dengan energi raisunya.  Blang tidak mendapatkan petunjuk apa pun?.
 
Terjadi lagi ledakan raisu yang di rasakan oleh Icigo, Blang, Inoe dan Cath. Terjadi lagi  ledakan yang sangat dasyat di ruang kelas Icigo.

“ boooom....booooommm,” suara ledakan.

Renji dan Kaguya merasakan sesuatu raisu yang kuat. Mereka bergegas untuk ke tempat raisu berasal dan ledakannya.  

Icigo berubah menjadi dewan kematian. Dengan kemampuannya  melompat ke atas gedung yang hancur berantakan akibat ledakan beserta Blang. Mereka berdua melihat sekeliling hancur. Teman-teman Icigo dan Blang pada tergeletak di lantai. Mereka berdua menyambanginya dan memeriksanya keadaan teman-temannya satu persatu. Ternyata mereka semua masih hidup. Icigo dan Blang segera menolong mereka semuanya. Inoe dan Cath yang baru naik melihat teman-temannya merasa iba. Dengan kemampuan Ineo dengan mengeluarkan roh pelindung.  Segera roh pelindung Ineo mengobati semua teman-teman yang terluka.

Kembali ledakan raisu di rasakan oleh Icigo, Inoe , Cath dan Blang. Tiba-tiba musuh menyerang dari belakang Icigo. Dengan mengeluarkan pedangnya Icigo siap untuk bertarung. Serangan musuh sangat kuat sekali Icigo menangkisnya dengan pedangnya. Terjadi benturan antara dua senjata. Cath,Inoe dan Blang yang sedang menolong teman-temannya melihat sosok Iblis yang menyerang Icigo berbentuk bulat dan gembul memakai topeng Iblis. 

“ siapa kamu ini?,” tanya Icigo.

Sang Iblis gendut tidak mau menjawab pertanyaan Icigo. Dengan kemampuan raisu Icigo mulai meningkatkan kekuatannya pada pedangnya. Sang Iblis gendut merasakanya, lalu bertolak langsung melompat salto ke belakang  dan posisi siap siaga. Icigo langsung menghantam tebasan yang dasyat. Keluarlah sebuah enegi cahaya ke arah Iblis gendut. Serangan Icigo mengenai dada Iblis gendut sambil berusaha menahan kekuatan serangan dasyat itu. Cath bangkit mengubah tangannya menjadi tangan hitam kemudian melompat dan meninju ke arah Iblis gendut.  Sebuah energi dasyat dari tinjuan Cath langsung menghantam Iblis gendut sampai terpental keluar gedung dan menabrak pager sekolah, lalu jatuh ke tanah. 

“ Ineo tolong jaga yang lain,” kata Icigo.

“ ya,” jawab Ineo.

Icigo, Cath, dan Blang mengejar Iblis gendut sampai keluar gedung sekolah dengan melompat dan turun di tanah lapangan sekolah. Mereka bersiap menghadapi Iblis gendut yang berdiri tegak dihadapan mereka bertiga. Icigo tahu musuhnya sangat kuat, maka meningkatkan kemampuanya.

“ bangkai,” kata Icigo.

Berubahlah Icigo menjadi dewa kematian yang sempurna.  Icigo menyerang dengan pedangnya ke arah Iblis gendut dengan sangat cepat sekali. Iblis gendut melompat  kemudian melayang di udara Icigo juga bertolak mengejarnya sambil menikamkan pedangnya. Saat sampai di depan Iblis gendut. Sebuah senjata besar menyerang Icigo  kehadapan  Icigo. Selintas Icigo melihatnya langsung menangkisnya dengan pedangnya. Tombak pedang yang di pentalkan oleh Icigo kembali kegenggaman Iblis sulur. Sang Iblis gendut meninju Icigo ke bagian muka. Terkenalah Icigo  serangan itu sampai Icigo turun dari udara kembali berpijak pada tanah. Icigo, Cath dan Blang bersiap untuk menghadapi ke dua Iblis. Suara getaran yang membuat Icigo dan kawan-kawan terkejut. Berbaliklah badanlah Icigo dan kawan-kawan melihat ke belakang, terlihatlah iblis bertangan besar berdiri di hadapan mereka.

“ kalau begini kita berpencar,” kata Icigo.

“ baik lah, “ jawab Cath dan Blang.

Icigo dan kawan-kawan berpencar. Blang bertolak dari tanah langsung naik ke udara, lalu menggunakan senjata panah sucinya menembaklah Blang ke arah Iblis tangan besar yang berdiri di atas  gedung. Sontak Iblis gendut dateng ke hadapan Iblis tangan besar menghalangi  serangan dari Blang. Puluhan anak panah cahaya  di terima oleh Iblis gendut. Lalu di serap energi anak panah cahaya oleh Iblis gendut dan di kembalikan lewat sebuhan dari mulut Iblis gendut. 

“ haa,” kata Blang tercengang.

 Senjata panah berwarna merah menyerang Blang dengan cepat menghindar. Kemudian Iblis tangan besar meninju ke arah  Blang dengan cepat  kuat.

“ buuuk,” suara benturan pukulan Iblis tangan besar ke tanah.

Blang terkena pukulan tersebut walau hanya benturan kekuatannya saja dan membuat Blang tergeletak di tanah. Iblis tangan besar juga menyerang Cath  dengan cepat. Cath menghadapi si Iblis tangan besar. Dengan meningkatkan kemampuan Cath pada tangan kirinya menciptakan ledakan raisu sebagai pendorong di bahunya, lalu tinju Cath menghantam Iblis tangan besar. Tetapi sang Iblis tangan besar menangkisnya serangan Cath  yang sangat kuat dengan tangan besarnya Iblis. Terjadilah benturan  yang sangat hebat. Kemudian Iblis tangan besar mengerahkan kekuatannya membuat Cath terpental jauh tersungkur ke tanah dan ter guling menabrak dinding sekolah yang baru di bangun.

“ bruuuk...bhom,” suara benturan.

Icigo bertarung dengan Iblis sulur. Adu senjata antara pedang dan tombak pedang. Serangan Iblis sulur dengan senjatanya membuat Icigo kewalahan sampai Icigo terkena tendangan Iblis sulur di bagian mukanya.

“ eeah,” suara Icigo yang terkena tendangan.

Icigo mengelap bekas tendangan dimukanya dengan tangan kerinya kembali menggengam pedangnya dengan ke dua tangan kembali menyerang Iblis sulur. Sang Iblis sulur menangkisnya dengan pedang tombaknya. Terjadilah benturan antara kedua senjata. Kembali lagi Icigo menyerang dengan cepat dengan pedangnya ke arah Iblis sulur.

Sang Iblis sulur menyerang Icigo dengan pedang tombaknya. Icigo menghilang dengan sekejab. Tiba-tiba Icigo sudah ada di belakang dan menebas Iblis sulur, kemudia menghilang dengan sekejab dari pandangan dan serangan Icigo.

“ haaa,” teriak Icigo yang gagal.

“ tiba-tiba Iblis sulur muncul di belakang Icigo dan memukulnya dengan bagian pegangan tombaknya sampai terpental Icigo sampai turun dari udara dan lending di sebuah gedung sekolah. Lalu Icigo berbalik melihat musuhnya di udara. Kemudian melihat Icigo melihat Blang yang berusaha bangun.

“ uhk..uhk,” suara Blang yang senep akibat benturan serang Iblis tangan besar.

Icigo turun dari atas gedung sekolah ke arah temannya yang tidak berdaya. Sedangkan Cath baru bangun dari menabrak dinding sekolah. Icigo melindungi temannya yang tidak berdaya dengan bersiap dengan pedangnya. Dengan cepat Iblis gendut sudah di hadapan Icigo.

“ dengan kekutan segitu mau menghadapi kami,” kata ledek dari Iblis gendut.

Serangan dateng dari langit sebuah tengkorak ular besar menyerang Iblis gendut. Dengan sekejab Iblis gendut menghilang. Benturan seranga tengkorak ular besar membentur tanah.
“ brukkkkkkkk,” suara benturan.

Iblis gendut kembali ke udara bersama Iblis sulur dan bersiap siaga. 

“ ternyata kelihatanya kamu lagi kerepotan,”kata Renji sambil menarik senjata pedang tengkorak ular besar.

“ seperti biasanya cerewet...mereka Iblis yang tidak tahu asalnya menyerang kami,” kat Icigo.

“ kemungkinan ada motif setiap serangan pada kalian semuanya,” penjelasan Renji.

“ ya kemungkinan itu benar...tapi gimana ya,” jawab Iblis gendut mencampuri pembicaraan.
“ kalau begini kita harus lebih waspada menghadapi mereka semua,” kata Renji.

“ haa,” kata Icigo.

“ kalau begitu saya akan menghancurkan mereka dengan kekuatan saya, seperti biasa jangan ikut campur urusan roh,” kata Renji.

“ ngomong apa kamu itu sih?,” kata Icigo.

“ sudah ku bilang jangan berisik,” kata Renji.

Blang bangkit dan mengeluarkan panah sucinya kemudian menyerang ke dua iblis yang melayang di udara dengan puluhan anak panah cahaya. Ke dua Iblis menghindar dari serangan panah Blang.

Iblis surur bergerak dengan cepat dari udara menyerang dengan pedang tombaknya ke arah Renji. Dengan pedang tengkorak ular besar yang mengitari Renji mulailah menyerang.
“ akan ku hadapi serangan kalian,” kata Renji.

Renji mulai mengerakkan pedang tengkorak ular besar menyerang menyerang ke arah Iblis sulur dengan mulut ular yang menganga. Iblis sulur menghilang dengan cepat. Lalu sang Iblis tangan besar menahan serangan tengkorak ular besar dengan tangan besar Iblis. Serangan tengkorak ular besar langsung menekan kekuatan Iblis tangan besar sampai membentur gedung sekolah.

Icigo pergi meningalkan pertarungan. Iblis tangan besar menarik senjata Renji pedang tengkorak ular besar sampai Renji tertarik segera Iblis tanga besar meninjunya dengan energi yang kuat dari tangan kanannya. Renji pun terkena pukulan Iblis tangan besar sampai jatuh ke tanah sangat dalam.

“ bruuk  booom,” suara jatuh Renji.

Dalam ke tidak berdayaan Iblis sulur menyerang dengan pedang tombaknya dengan menukik dari atas  udara menuju renji yang tidak berdaya di tanah. Blang melihat temannya sedang mengalami kesulitan  di panah dengan menggunakan panah cahayanya. Puluhan anak panah cahaya menyerang menuju Iblis sulur. Menghindarlah Iblis sulur dari serangan anak panah cahaya. Karena kesalahan kecil Ibblis terkena serangan anak panah pada bagian mukanya. Topeng Iblis sulur terpecah belah terlihatlah wajah Iblis sulur. 

“ segera tutup wajah mu,” kata Iblis gendut.

“ haa...gimana ini?,” kata Iblis sulur.

Rantai terlihat di tangan Iblis sulur dan menjalar ke seluruh tubuhnya. Terjadi ledakan cukup dasyat di udara semua benda berterbangan dan tertarik ke suatu tempat di udara yang menciptakan fenomena ledakan gelombang, udara, petir, cahaya dan kegelapan.

 “ apa yang terjadi,” kata Blang.

Muncullah sebuah gerbang berbentuk tengkorak kemudian gerbang terbuka lebar terlihat warna merah yang menyala dalam gerbang.

“ kenapa gerbang neraka muncul,” kata Renji.

 Tertariklah Iblis sulur ke dalam  gerbang neraka dengan rantai yang melilit di dalam tubuhnya. Berusaha payah Iblis sulur untuk meloloskan diri. Dalam gerbang neraka muncul sebuah pedang yang sangat besar yang di pegang oleh penjaga neraka menusuk Iblis sulur.

“ eee..ahh,” teriak Iblis sulur.

Iblis sulur meledak sisa bagian tubuhnya masuk ke dalam neraka. Pedang besar masuk ke dalam kembali begitu juga gerbang neraka tertutup. Semua yang berada di medan pertarungan melihat semua kejadian itu. Seketika gerbang neraka pun menghilang. Blang memanah ke dua Iblis. Sekejab kedua Iblis menghilang.

No comments:

Post a Comment