Terjadi lagi ledakan raisu
yang di rasakan oleh Icigo, Blang, Inoe dan Cath. Terjadi lagi ledakan yang sangat dasyat di ruang kelas
Icigo.
“ boooom....booooommm,”
suara ledakan.
Renji dan Kaguya merasakan
sesuatu raisu yang kuat. Mereka bergegas untuk ke tempat raisu berasal dan
ledakannya.
Icigo berubah menjadi dewan
kematian. Dengan kemampuannya melompat
ke atas gedung yang hancur berantakan akibat ledakan beserta Blang. Mereka berdua
melihat sekeliling hancur. Teman-teman Icigo dan Blang pada tergeletak di
lantai. Mereka berdua menyambanginya dan memeriksanya keadaan teman-temannya
satu persatu. Ternyata mereka semua masih hidup. Icigo dan Blang segera
menolong mereka semuanya. Inoe dan Cath yang baru naik melihat teman-temannya
merasa iba. Dengan kemampuan Ineo dengan mengeluarkan roh pelindung. Segera roh pelindung Ineo mengobati semua
teman-teman yang terluka.
Kembali ledakan raisu di
rasakan oleh Icigo, Inoe , Cath dan Blang. Tiba-tiba musuh menyerang dari
belakang Icigo. Dengan mengeluarkan pedangnya Icigo siap untuk bertarung. Serangan
musuh sangat kuat sekali Icigo menangkisnya dengan pedangnya. Terjadi benturan
antara dua senjata. Cath,Inoe dan Blang yang sedang menolong teman-temannya
melihat sosok Iblis yang menyerang Icigo berbentuk bulat dan gembul memakai
topeng Iblis.
“ siapa kamu ini?,” tanya
Icigo.
Sang Iblis gendut tidak mau
menjawab pertanyaan Icigo. Dengan kemampuan raisu Icigo mulai meningkatkan
kekuatannya pada pedangnya. Sang Iblis gendut merasakanya, lalu bertolak
langsung melompat salto ke belakang dan
posisi siap siaga. Icigo langsung menghantam tebasan yang dasyat. Keluarlah
sebuah enegi cahaya ke arah Iblis gendut. Serangan Icigo mengenai dada Iblis
gendut sambil berusaha menahan kekuatan serangan dasyat itu. Cath bangkit mengubah
tangannya menjadi tangan hitam kemudian melompat dan meninju ke arah Iblis
gendut. Sebuah energi dasyat dari
tinjuan Cath langsung menghantam Iblis gendut sampai terpental keluar gedung
dan menabrak pager sekolah, lalu jatuh ke tanah.
“ Ineo tolong jaga yang
lain,” kata Icigo.
“ ya,” jawab Ineo.
Icigo, Cath, dan Blang
mengejar Iblis gendut sampai keluar gedung sekolah dengan melompat dan turun di
tanah lapangan sekolah. Mereka bersiap menghadapi Iblis gendut yang berdiri
tegak dihadapan mereka bertiga. Icigo tahu musuhnya sangat kuat, maka
meningkatkan kemampuanya.
“ bangkai,” kata Icigo.
Berubahlah Icigo menjadi
dewa kematian yang sempurna. Icigo
menyerang dengan pedangnya ke arah Iblis gendut dengan sangat cepat sekali.
Iblis gendut melompat kemudian melayang
di udara Icigo juga bertolak mengejarnya sambil menikamkan pedangnya. Saat
sampai di depan Iblis gendut. Sebuah senjata besar menyerang Icigo kehadapan
Icigo. Selintas Icigo melihatnya langsung menangkisnya dengan pedangnya.
Tombak pedang yang di pentalkan oleh Icigo kembali kegenggaman Iblis sulur.
Sang Iblis gendut meninju Icigo ke bagian muka. Terkenalah Icigo serangan itu sampai Icigo turun dari udara
kembali berpijak pada tanah. Icigo, Cath dan Blang bersiap untuk menghadapi ke
dua Iblis. Suara getaran yang membuat Icigo dan kawan-kawan terkejut.
Berbaliklah badanlah Icigo dan kawan-kawan melihat ke belakang, terlihatlah
iblis bertangan besar berdiri di hadapan mereka.
“ kalau begini kita
berpencar,” kata Icigo.
“ baik lah, “ jawab Cath dan
Blang.
Icigo dan kawan-kawan
berpencar. Blang bertolak dari tanah langsung naik ke udara, lalu menggunakan
senjata panah sucinya menembaklah Blang ke arah Iblis tangan besar yang berdiri
di atas gedung. Sontak Iblis gendut
dateng ke hadapan Iblis tangan besar menghalangi serangan dari Blang. Puluhan anak panah
cahaya di terima oleh Iblis gendut. Lalu
di serap energi anak panah cahaya oleh Iblis gendut dan di kembalikan lewat sebuhan
dari mulut Iblis gendut.
“ haa,” kata Blang
tercengang.
Senjata panah berwarna merah menyerang Blang
dengan cepat menghindar. Kemudian Iblis tangan besar meninju ke arah Blang dengan cepat kuat.
“ buuuk,” suara benturan
pukulan Iblis tangan besar ke tanah.
Blang terkena pukulan
tersebut walau hanya benturan kekuatannya saja dan membuat Blang tergeletak di
tanah. Iblis tangan besar juga menyerang Cath
dengan cepat. Cath menghadapi si Iblis tangan besar. Dengan meningkatkan
kemampuan Cath pada tangan kirinya menciptakan ledakan raisu sebagai pendorong
di bahunya, lalu tinju Cath menghantam Iblis tangan besar. Tetapi sang Iblis
tangan besar menangkisnya serangan Cath
yang sangat kuat dengan tangan besarnya Iblis. Terjadilah benturan yang sangat hebat. Kemudian Iblis tangan
besar mengerahkan kekuatannya membuat Cath terpental jauh tersungkur ke tanah
dan ter guling menabrak dinding sekolah yang baru di bangun.
“ bruuuk...bhom,” suara
benturan.
Icigo bertarung dengan Iblis
sulur. Adu senjata antara pedang dan tombak pedang. Serangan Iblis sulur dengan
senjatanya membuat Icigo kewalahan sampai Icigo terkena tendangan Iblis sulur
di bagian mukanya.
“ eeah,” suara Icigo yang
terkena tendangan.
Icigo mengelap bekas
tendangan dimukanya dengan tangan kerinya kembali menggengam pedangnya dengan
ke dua tangan kembali menyerang Iblis sulur. Sang Iblis sulur menangkisnya
dengan pedang tombaknya. Terjadilah benturan antara kedua senjata. Kembali lagi
Icigo menyerang dengan cepat dengan pedangnya ke arah Iblis sulur.
Sang Iblis sulur menyerang
Icigo dengan pedang tombaknya. Icigo menghilang dengan sekejab. Tiba-tiba Icigo
sudah ada di belakang dan menebas Iblis sulur, kemudia menghilang dengan
sekejab dari pandangan dan serangan Icigo.
“ haaa,” teriak Icigo yang
gagal.
“ tiba-tiba Iblis sulur
muncul di belakang Icigo dan memukulnya dengan bagian pegangan tombaknya sampai
terpental Icigo sampai turun dari udara dan lending di sebuah gedung sekolah.
Lalu Icigo berbalik melihat musuhnya di udara. Kemudian melihat Icigo melihat
Blang yang berusaha bangun.
“ uhk..uhk,” suara Blang
yang senep akibat benturan serang Iblis tangan besar.
Icigo turun dari atas gedung
sekolah ke arah temannya yang tidak berdaya. Sedangkan Cath baru bangun dari
menabrak dinding sekolah. Icigo melindungi temannya yang tidak berdaya dengan
bersiap dengan pedangnya. Dengan cepat Iblis gendut sudah di hadapan Icigo.
“ dengan kekutan segitu mau
menghadapi kami,” kata ledek dari Iblis gendut.
Serangan dateng dari langit
sebuah tengkorak ular besar menyerang Iblis gendut. Dengan sekejab Iblis gendut
menghilang. Benturan seranga tengkorak ular besar membentur tanah.
“ brukkkkkkkk,” suara
benturan.
Iblis gendut kembali ke
udara bersama Iblis sulur dan bersiap siaga.
“ ternyata kelihatanya kamu
lagi kerepotan,”kata Renji sambil menarik senjata pedang tengkorak ular besar.
“ seperti biasanya
cerewet...mereka Iblis yang tidak tahu asalnya menyerang kami,” kat Icigo.
“ kemungkinan ada motif
setiap serangan pada kalian semuanya,” penjelasan Renji.
“ ya kemungkinan itu
benar...tapi gimana ya,” jawab Iblis gendut mencampuri pembicaraan.
“ kalau begini kita harus
lebih waspada menghadapi mereka semua,” kata Renji.
“ haa,” kata Icigo.
“ kalau begitu saya akan
menghancurkan mereka dengan kekuatan saya, seperti biasa jangan ikut campur
urusan roh,” kata Renji.
“ ngomong apa kamu itu
sih?,” kata Icigo.
“ sudah ku bilang jangan
berisik,” kata Renji.
Blang bangkit dan
mengeluarkan panah sucinya kemudian menyerang ke dua iblis yang melayang di udara
dengan puluhan anak panah cahaya. Ke dua Iblis menghindar dari serangan panah
Blang.
Iblis surur bergerak dengan
cepat dari udara menyerang dengan pedang tombaknya ke arah Renji. Dengan pedang
tengkorak ular besar yang mengitari Renji mulailah menyerang.
“ akan ku hadapi serangan
kalian,” kata Renji.
Renji mulai mengerakkan
pedang tengkorak ular besar menyerang menyerang ke arah Iblis sulur dengan
mulut ular yang menganga. Iblis sulur menghilang dengan cepat. Lalu sang Iblis
tangan besar menahan serangan tengkorak ular besar dengan tangan besar Iblis.
Serangan tengkorak ular besar langsung menekan kekuatan Iblis tangan besar
sampai membentur gedung sekolah.
Icigo pergi meningalkan
pertarungan. Iblis tangan besar menarik senjata Renji pedang tengkorak ular
besar sampai Renji tertarik segera Iblis tanga besar meninjunya dengan energi
yang kuat dari tangan kanannya. Renji pun terkena pukulan Iblis tangan besar
sampai jatuh ke tanah sangat dalam.
“ bruuk booom,” suara jatuh Renji.
Dalam ke tidak berdayaan Iblis
sulur menyerang dengan pedang tombaknya dengan menukik dari atas udara menuju renji yang tidak berdaya di
tanah. Blang melihat temannya sedang mengalami kesulitan di panah dengan menggunakan panah cahayanya.
Puluhan anak panah cahaya menyerang menuju Iblis sulur. Menghindarlah Iblis
sulur dari serangan anak panah cahaya. Karena kesalahan kecil Ibblis terkena
serangan anak panah pada bagian mukanya. Topeng Iblis sulur terpecah belah
terlihatlah wajah Iblis sulur.
“ segera tutup wajah mu,”
kata Iblis gendut.
“ haa...gimana ini?,” kata
Iblis sulur.
Rantai terlihat di tangan
Iblis sulur dan menjalar ke seluruh tubuhnya. Terjadi ledakan cukup dasyat di
udara semua benda berterbangan dan tertarik ke suatu tempat di udara yang
menciptakan fenomena ledakan gelombang, udara, petir, cahaya dan kegelapan.
“ apa yang terjadi,” kata Blang.
Muncullah sebuah gerbang
berbentuk tengkorak kemudian gerbang terbuka lebar terlihat warna merah yang
menyala dalam gerbang.
“ kenapa gerbang neraka
muncul,” kata Renji.
Tertariklah Iblis sulur ke dalam gerbang neraka dengan rantai yang melilit di
dalam tubuhnya. Berusaha payah Iblis sulur untuk meloloskan diri. Dalam gerbang
neraka muncul sebuah pedang yang sangat besar yang di pegang oleh penjaga
neraka menusuk Iblis sulur.
“ eee..ahh,” teriak Iblis
sulur.
Iblis sulur meledak sisa
bagian tubuhnya masuk ke dalam neraka. Pedang besar masuk ke dalam kembali
begitu juga gerbang neraka tertutup. Semua yang berada di medan pertarungan
melihat semua kejadian itu. Seketika gerbang neraka pun menghilang. Blang
memanah ke dua Iblis. Sekejab kedua Iblis menghilang.

No comments:
Post a Comment