Wednesday, January 10, 2018

Crow

Semenjak Joni menemukan sebuah buku kuno di tempat gudang rumah kehidupanya berubah total. Setiap malam Joni  bermimpi buruk. Setiap bermimpi di tandai dengan gerhana. Joni pun selalu di ikuti sesosok makluk hitam. Semenjak mimpi menyeramkan tersebut Joni terlalu saja tertidur di kelas. Guru mengetahui tingkahnya, lalu di hukum berdiri di ruang koridor. Setiap memikirkan mimpinya Joni semakin merinding. Setiap mimpi selalu ada kaitan dengan buku kuno. Kemudian setelah pulang sekolah Joni memberanikan diri untuk membuka buku kuno, lalu membacanya dengan seksama. Tiba-tiba terjadi kejadian yang sesuai dengan mimpinya. Tulisan yang ada dalam buku masuk kedalam diri Joni. Hari yang menjadi gelap gulita padahal siang hari. Joni keluar dari rumah untuk menyaksikan keadaan luar ternyata terjadi gerhana total. Bayang hitam berterbangan di atas langit dan turun ke tanah berubah menjadi seekor gagak.

Joni menjadi kaget dan ketakutan dibuat fenomena yang terjadi. Dalam tubuh terasa panas dan tiba-tiba bersinar terang. Terjadi ledakan besar yang terpancar dalam tubuh menjadi seperti tombak cahaya sampai kelangit. Hal tersebut berlangsung singkat setelah gerhana berakhir fenomena yang terjadi dalam tubuh joni selesai juga. Setelah itu datang seeorang berjubah hitam yang meminta buku kuno tersebut. dengan seketika joni memberikannya.  Berjubah itu marah kepada joni.

“ kemana tulisan yang ada dalam buku kuno,” tanya jubah hitam.

“ semua tulisan sudah masuk kedalam tubuh saya,” jawab joni dengan ketenangan.

“ jadi begitu, kalau begitu kau harus mati agar mantra kuno menjadi milikku,” kata jubah hitam.

Jubah hitam menyerang dengan ilmu sihir hitam. Yang mengikat Joni dan mengangkatnya tinggi ke udara. Joni kesakitan sihir pengikat itu. Gagak pun menyerang jubah hitam dengan kecepatan untuk menolong Joni. Jubah hitam menjadi lengah dan melepaskan Joni karena  kosentrasinya terbagi karena serangan gagak.

Pertarungan menjadi sengit di  udara. Joni terjatuh dengan keadaan ngeri akibat serangan jubah hitam. Joni bersembunyi dan melihat pertarungan tersebut dari kejauhan. Gagak dengan sengit menyerang. Jubah hitam dibuat bingung karena kecepatan gagak membuat fenomena bayangan. Jadi jubah menjadi geram kemudian  mengeluarkan kekuatan penuhnya. Membuat ledakan energi di sekeling tubuhnya. Gagak menangkisnya dengan sekuat tenaga.

Keduanya tidak mau mengalah. Pertarungan berlangsung cukup lama tiba-tiba jubah hitam mengumpulkan seluruh energi sihirnya di dalam kedua tangannya. Lama-kelamaan menjadi besar kemudian di hempaskan ke gagak. Sang gagak terpental cukup jauh menabrak pepohonan terus jatuh ketanah. Gagak berusaha bangkit kemudian mengerahkan semua kemampuanya dan berubah menjadi sosok yang menyeramkan. Dengan sekejam menyerang musuhnya. Jubah hitam kalah dan jatuh tersungkur. Gagak menghampiri jatuhnya jubah hitam, lalu mulai memakan energi sihir jubah hitam. Jubah hitam ke  sakitan  buatnya.

“ aahhhhhhhh,” teriak jubah hitam.

Gagak tidak memperdulikan  derita jubah hitam yang terpenting bisa memakan energi sihir tersebut. sekian lama gagak tidak makan energi sihir. Selama ini gagak di penjara di antara ruang deminsi untuk menungu tuan yang baru. Untuk menjaga kesetabilan dunia sihir. Lagi asiknya si gagak menyerap energi sihir. Dari kejauhan terlihat kekuatan bola api hitam melesat dengan kecepatan tinggi menyerang gagak. segera menahannya dengan menggunakan sayapnya. Dengan sekejab jubah hitam pun menghilang. Sang gagak mengejarnya, tetapi telat musuh telah melancarkan serangan yang keduanya. Berakibatnya gagak terpental.

Setelah kejadian tersebut gagak kembali kewujudnya segera menemui tuanya. Dihadapan tuannya gagak mulai menjelaskan semuanya. Kenapa para penyihir kegelapan menyerang tuannya, kemudian menginginkan kekuatan dari buku kuno tersebut?. Setelah mendengarkan cerita gagak. Joni jadi mengerti bahwa  sudah jalan nasibnya seperti. Dengan memahami bentuk-bentuk energi yang ada di sekitar Joni mulai belajar untuk mengendalikan energi sihir yang ada di dalam dirinya. Suatu saat di serang musuh ia bisa mempertahankan diri tidak lagi mengandalkan si gagak.

No comments:

Post a Comment