Wednesday, January 10, 2018

Ghost Story

Keesokan harinya Genta pergi ke sekolah. Sampai di sekolah Genta menceritakan kejadian tentang dirinya  sama teman-temannya dikelas.
 
“ kemarin melihat arwah gentayangan di  kuburan tua,” kata Genta.


“ ah......mana mungkin ada arwah gentayangan....orang sudah mati tidur tenang di alam baka,” kata Can.


“ mungkin saja,” sahut Jun.


“ beneran karena pada saat itu anak laki-laki bersama Arwah gentayangan,” ujar Genta.


“ itu mah cerita bohong.....mana mungkin lah....,” kata Can.


“ itu sih bener.....mana mungkin,” sahut Jun.


“ kalau di pikir sih orang  gak mungkin juga... pastinya sih ketakutan, tapi anak itu berani ya,” ujar Dyah.


“ itu benaran anak itu bersama arwah di kuburan tua,” kata menyakinkan Genta.


“ ah sudahlah  Genta pasti kamu salah lihat,” sahut Can.


“ ya...itu benar sekali,” ujar Jun.


“ yap....salah lihat Genta,” sahut Dyah.


“ gimana sih menjelaskan agar kalian percaya,” kata Genta dengan menunduk malu.


Guru pun dateng masuk ke dalam kelas. Semua murid segera kembali ke bangku masing-masing. 


“ ya anak-anak Bapak akan memperkenalkan satu teman baru pindahan dari desa........nama Yo,” kata Pak guru.


Yo pun masuk ke dalam kelas.


“ halo saya Yo, anak pindahan dari desa terpencil. Salam kenal,” ujarnya.


“ haaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,” teriak Genta sangking terkejut melihat Yo.


“ Genta..... kenapa kamu berteriak?. Apa kamu mengenal Yo,” tanya Pak Guru.


“ eeeee...gak Pak,” sahut Genta.


“ ya udah kalau begitu diam,” kata Pak Guru.
 

“ baik Pak,” sahut Genta.


“ Yo kalau begitu kamu duduk dekat Genta, karena di situ ada bangku kosong,” perintah Pak Guru.


“ baik...pak,” jawab Yo.


Yo segera duduk di bangkunya. Pelajaran  pun di mulai. Semua anak-anak murid mengeluarkan buku pelajaranya. Pak guru mengajarkan pelajaran tentang sejarah Indonesia. Murid-murid mendengarkan cerita pak guru  dengan baik. Proses belajar mengajar berjalan dengan baik sampai jam pergantian mata pelajaran.  


No comments:

Post a Comment