Pada
awalnya para ilmuan menyambut gembira proses perubahan dari efek bencana
menjadi alternatif perubahan makluk baru. Ternyata berbanding terbalik
kehacuran yang sengaja di bentuk oleh makluk buatan yang di kembang ilmuan gila
bernama Laksa. Ia berpikir positif ternyata perubanan genetik pada reaksi sifat
alaminya memuat kehancuran. Profesor Laksa mati di bunuh unit penelitianya. Dan
berkembang kehancuran total pada Profesor Laksa. Karena ini
reaksi dari penelitian reaktor nuklit di sengaja untuk menciptakan makluk
buatan yang kuat dapat beradaptasi dengan lingkungan maksimal. Makluk pada
awalnya penggabungan DNA. Yang mempunyai kemampuan yang maksimal untuk saling
mengkapi. Tingkat kecerdasaan tidak disangsikan lagi. Hasil akhirnya bencana
tidak terelakkan. Kekacauan ini tujuan memusnahkan manusia demi kepusaan. Tidak
punya motif lain selain kehancuran secara berkala tapi pasti.
Makluk
ini bernama Domain diberikan saa profesor Laksa berhasil mengembangkanya.
Tetapi demi kepuasaan sains profesor harus menerima getah dari makluk yang
tidak sempurna sifat ini. Kehancuran total yang berakibat pada makluk yang
tidak bersalah. Domain terus berevolusi menjadi monster bersama kelompok.
Menjadi predator yang sangat buas. Ancaman bagi makhluk yang mempertahan diri
bencana pada akhirnya. Hasil riset terakhir di berikan pada Doni anak satu-satu
profesor Laksa. Tetapi hal inisudah di ketahui oleh temannya Profesor Zarkus
yang sedangkankosep ruang waktu. Sebenarnya profesor Zarkus merasa ada keanehan
dengan penelitian profesor Laksa dan pada akhirnya bencana tidak elakkan untuk
manusia. Dengan mencitakan baju pelindung doni di kirim ke kejadian awal
kehancuran mencegah bencana. Mesin waktu berhasil mengirim ketempat dimana
profesor Laksa mulai mengembangkan teknologi evolusi buatan. Dengan
memperhitungkan akhirnya doni ke masa sebelum kehancuran. Dengan peralatan
mendukung. Profesor Zarkus telah memperhitungkan setiap potensi kegagalan dan
keberhasilan. Sampai pada tujuanyang maksimal yaitu keberhasilan untuk
menyelamatkan umat manusia dari kehancuran total. Profesor terus bekerja sama
dengan pemerintah membasmi makluk buas yang mampu pada lingkungan yang kadar
asam tinggi. Sebuah pulau sekarang dudah menjadi sebuah momok dari pertumbuhan
makluk baru. Maka sebuah pulau di karantina. Makluk yang selamet segelintir dan
hasil perang berkepanjangan.
Di
lain sisi proses pengiriman berhasil. Doni segera tepat waktu selisih
satu hari untuk agar bencana dapat atasi dengan cermat dengan teknologi tepat
guna Doni segera menyerang tempat profesor Laksa. Hal hasil yang membuat
tercengang adalah ternyata selama ini Domain adalah keloning profesor Laksa
yang sempurna. Membunuh bapak buatannya. Pertarungan terjadi di antara
keduanya. Karena sebenarnya ada meciptakan monster kehancuran. Maka itu doni
membunuh satu persatu ciptaan profesor laksa alias domian. Dari beberapa
pertarungan hal hasil. Mampu mencegah sampai mati ditangan doni dengan senjata
pistol dengan dicampurkan reaksi kehancuran sel domain agar tidak
berregenerasi. Dan pada akhirnya lebur. Rencana domain terlalu sempurna. Untuk
di atasi maka dengan memperhitungkan rencana cadangan sebenarnya doni tidak
bekerja sendiri. Di temani oleh anak profesor Zarkus dari masa depan tetapi
tempat pengiriman berbeda yaitu Lidiya namanya. Rencana anak buah domian akhir
di jawab dengan kegagalan dan hal hasil musnahlah rencana para makluk biadab.
Akhir kisah konsep ruang waktu menjadi fenomena. Semuanya menjadi normal. Doni
dan lidya menghilang di makan waktu. Semua seperti hilang ingatan. Doni seperti
biasanya masih sekolah di kemiliteran sedang lidya masih kuliah di bidang
sains. Dan kedua profesor bekerja sama mengembangkan teknologi. Kejadian
tersebut buat doni dan lydia seperti lingkaran waktu yang berakhir dengan
senyuman yaitu kehidupan bersama adalah buah manis dengan penuh kesederhanaan
dan saling melengkapi

No comments:
Post a Comment