Hari yang paling susah untuk di lupakan. Mengenang di
saat-saat ayah meninggalkan Meli. Sungguh sedih buat Meli. Tetapi demi
kelansungan hidup Meli melepaskan kepergian ayahnya. Berusaha tegar
menghadapi realita kehidupan. Sebuah kenangan yang tersisa dari ayah
adalah sebuah buku. Meli membacanya dan mempelajarinya dengan senang hati.
Sampai Meli beranjak dewasa. Kini Meli hidup sendirian di rumah yang
cukup besar. Tidak ada lagi kasih sayang yang tersisa. Berusaha tegar dengan tragedi
yang terjadi pada ayahnya.
Waktu
juga yang menghilangkan semua rasa sakit. Meli tetap belajar dan bergaul
seperti anak biasanya. Tetap saja hidupnya tidak sempurna. Rasa kesepianlah
yang membuat Meli menderita. Hanya buku kenangan ayahnyalah menjadi obat kerinduanya.
Pada suatu ketika Meli memutuskan untuk lebih memperdalam kemampuannya.
Mengumpulkan semua bahan yang di perlukan. Kemudian memutuskan untuk melakukan
sesuatu.
Pada
malam yang baik. Bulan bersinar penuh. Sinarnya masuk kedalam rumah Meli.
Dengan membuat altar pemanggilan dengan disiapkan beberapa bentuk symbol-simbol
yang di tulis dilantai dengan menggunakan darah ayam hitam.
Meli
mengeluarkan sebuah jarum ditusukkan ke jari telunjuknya. Kemudian dari Meli di
teteskan di altar pemanggilan. Dengan mengucap sebuah mantra pemanggil.
Terjadilah suatu fenomena dalam ruangan. Sebuah cahaya terang menjadi jembatan.
Pada awalnya Meli ingin memanggil ayahnya dengan mantra pemanggil. Karena satu
kesalahan yang tidak di sengaja oleh Meli Yaitu kurangnya satu garis
simbul. Membuat meli terpental kedalam dunia yang berbeda tetapi sebenarnya
sama.
Masuk
kedalam dunia yang tidak harus Meli datangi. Dunia yang di datangi Meli adalah
dunia bayangan. Dimana Meli bertemu dengan dirinya lain. Dengan karakter yang
berbeda. Juga ayahnya tidak meninggal. Pada awalnya Meli senang sekali hidup
dengan Meli yang satunya dan ayahnya dalam dunia bayangan.
Tetapi
karena terjadi pergeseran antara dunia. Terjadi fenomena yang menciptakan
kehancuran yang perlahan-lahan. Akhirnya Meli satu dan dua beserta
ayahnya di kejar oleh petugas penjaga dunia bayangan. Karena Meli telah
melanggar tatanan dari keseimbangan. Meli bingung dan sedikit panic. Meli
yang satunya beserta ayahnya menenangkan Meli yang datang dunia kenyataan.
“
untuk mengembalikan keadaan semula, maka kita harus mengumpul bahan yang di
perlukan untuk mengirim Meli pulang,” kata Ayahnya.
“
baik, tetapi untuk mengumpulkan bahan itu tidak gampang. Karena di dunia ini
bahan itu tidak ada,” kata Meli 2.
“
ada bahan tersebut,” ujar Melin 1.
“
dimana,” Tanya Ayah.
“
ada di sebuah tempat yang di simpan di dalam ruangan ayah. Menurut cerita ayah
di duniaku bahwa ada sebuah berangkas yang telah di mantrai agar tidak
terpengaruhi dengan mantra lain. Jadi dunia ini sama dengan dunia sebenarnya,”
penjelasan Meli 1.
“
kalau begitu kita cepat kesana,” kata Meli 2.
Mereka
bertiga memutuskan untuk kembali kerumah dimana Meli tinggal. Dengan
mengendap-endap masuk. Karena penjagaan rumah sangat ketat. Sampailah
mereka bertiga ke dalam ruangan. Tiba-tiba terjadi hal yang aneh. Ayahnya Meli
2 tiba-tiba berubah setelah menyentuh brangkas tersebut. Begitu juga dengan
Meli 2.
Mereka
berdua menyatu menjadi makluk yang menyeramkan. Lalu menyerang Meli.
Dengan berusaha keras Meli menghindari serangan tersebut. Pada akhirnya
Meli terdesak. Kemudian munculah para penjaga masuk kerumah untuk
menghentikan keributan. Usaha penjaga tersebut berhasil membuat Makluk jahat
tersebut menjadi ketakutan dan pergi meninggalkan Meli.
Kemudian
para penjaga menolong Meli dan membawanya ke dewan perlindungan dunia bayangan.
Berdasarkan cerita Meli dan kesaksian para penjaga. Memutuskan Meli dari
dunia lain di pulangkan. Segera mengutus para penjaga untuk memburu
makluk jahat yang membuat kekacauan dari dunia bayangan.
Ritual
dibuat untuk pemulangan Meli. Dengan simbol yang lengkap. Akhirnya Meli kembali
kerumahnya. Dunia bayangan perlahan-lahan kembali semula. Sampai di rumah Meli
tertidur di tempat tidur. Meli merasa bingung. Meli terdiam lama memikirkan
kejadian itu. Tiba-tiba masuklah ayahnya bersama ibunya melihat anak yang malas
bangun pagi.
Ternyata
semua kejadian itu semua adalah mimpi buat Meli. Tetapi ada yang anehnya.
Bentuk simbol Ini ada di kamarnya cukup besar. Meli semakin bingung dibuatnya
apakah ini dunianya atau dunia lainnya?

No comments:
Post a Comment